Gizi, Pangan, & Kesehatan

TETAP SEHAT DI ERA NEW NORMAL

Kesehatan di Tempat Kerja

Kondisi new normal memaksa para pekerja untuk kembali bekerja. Upayakan menghindari berkumpulnya pegawai, terutama dalam ruangan yang sempit dan tertutup. Rapat dan pertemuan sebaiknya sedapat mungkin dikonversi menjadi pertemuan daring (online). Pemberlakuan shift dalam bekerja adalah sebuah langkah yang bijak untuk menghindari bertumpuknya banyak pegawai dalam satu waktu. Pihak kantor atau pemberi kerja bertanggung jawab untuk menjaga agar lingkungan tetap bersih dan sehat. Desinfeksi secara rutin ruangan serta beberapa benda atau bagian yang sering disentuh patut menjadi perhatian. Dapur/ pantry serta toilet adalah bagian yang perlu mendapat perhatian lebih karena dapat menjadi sumber penularan COVID-19. Pegangan pintu, pesawat telepon, tombol lift, komputer, dan mesin rekam kehadiran jari (fingerprint) harus sering dibersihkan dengan menggunakan desinfektan. Pendingin ruangan (AC) pun harus sering dibersihkan jika tidak ingin menjadi salah satu titik akumulasi virus dan kuman lainnya. Tempat sampah tertutup dapat menjaga kuman yang ada pada sampah tersebar. Tidak lupa perilaku yang harus juga sedikit menyesuaikan dengan kondisi pandemi. Hindari bersalaman, apalagi cipika-cipiki, serindu apapun Anda dengan teman kerja. Tutup mulut dan hidung saat bersin dengan menggunakan tisu atau lipatan siku dalam. Rajinlah mencuci tangan dengan sabun minimal selama 20 detik atau gunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol minimal 70% sesuai langkah yang dianjurkan WHO. Tetaplah berada di rumah saat Anda sedang kurang sehat, seringan apapun gejalanya. Hal ini memerlukan komitmen dari para pemberi kerja, lindungi karyawan jika Anda ingin seluruhnya aman dan kinerjanya tetap baik.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah terkait dengan perjalanan menuju tempat kerja, karena seperti yang kita tahu, banyak sekali pekerja yang harus menempuh jarak cukup jauh dengan transprortasi masal untuk menuju ke tempat kerja. Jabodetabek adalah salah satu kendala tersendiri dimana para pekerjanya rata-rata tinggal di daerah penyangga (buffer) Jakarta, yaitu Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Betul kondisi kantor sudah diciptakan seaman mungkin, tetapi di perjalanan, siapa yang bisa menjamin para commuter ini tetap aman? Oleh karena itu, langkah-langkah pengamanan perlu tetap dilakukan oleh setiap individu. Lagi-lagi, mengubah perilaku demi keamanan pribadi dan orang lain. Gunakan pakaian tertutup dan masker. Hand sanitizer dan tisu basah adalah perlengkapan kebersihan yang wajib dibawa. Transaksi non-tunai menjadi pilhan yang lebih aman saat ini karena uang yang entah telah berpindah tangan berapa ribu kali sangat berpotensi “dihinggapi” virus corona dan kuman lainnya. Vitamin C dan zinc dapat kita siapkan sebagai booster untuk tetap menjaga system imun kita bekerja dengan baik. Membawa perlengkapan makan minum serta alat ibadah (mukena, sajadah) merupakan cara aman untuk menghindari penularan saat makan maupun beribadah.

Pages: 1 2 3 4

Leave a Reply

Your email address will not be published.